pelajaran 2 tentang najis

PELAJARAN 2

Jenis-jenis najis

  1. 1. ANJING DAN BABI

Anjing dan babi adalah termasuk ke dalam golongan najis mugholazhoh/najis yang berat.Jikasalah satu anggota badan kita tersentuh olehnya, maka cara mensucikannya/menghilangkan najisnya adalah : dengan cara membasuh anggota badan yang terkena najis tadi, dengan air suci mensucikan sebanyak 7(tujuh) kali, dan, salah satunya harus di campur dengan tanah yang suci.Dan jika yang terkena najis itu pakaian kita, maka cukuplah membasuhnya dengan air suci mensucikan, sampai air itu benar-benar mengalir pada pakaian yang terkena najis tadi. Setelah itu, baru di bolehkan menyikatnya dengan sabun.

2. ARAK ATAU MINUMAN APAPUN YANG MEMABUKKAN

Terkecuali arak yang sudah diproses, pendiaman hingga menjadi cuka.

3. MUNTAH

Yaitu : Makanan atau minuman yang sudah ditelan sampai ke perut, kemudian keluar lagi melalui mulut.

Hukumnya adalah najis.

Tetapi, jika makanan itu hanya di kunyah, atau baru di telan sampai batas tenggorokan kemudian keluar lagi dengan sebab tertentu, maka ini bukanlah najis.

4. BANGKAI

Yaitu, binatang yang mati dengan sendirinya, atau, binatang yang mati tanpa di sembelih dengan menyebut Nama Allah terlebih dahulu di awal penyembelihannya.

Binatang yang dagingnya halal untuk di makan, (misalnya:kambing, ayam, sapi,kerbau, dsb..)bisa berubah menjadi harram di karenakan saat penyembelihannya (pemotongannya) tidak di awali dengan menyebut Nama Allah sesuai yang di ajarkan nabi Muhammad SAW. Binatang halal yang di sembelihnya dengan cara ini, di masukkan ke dalam golongan bangkai.

Menyentuh bangkai hukumnya najis, dan memakannya adalah Harram.

Ada 2(dua) jenis bangkai yang halal. Yaitu;

  • Bangkai ikan , dan
  • Bangkai belalang kayu.

Kedua jenis bangkai ini halal berarti boleh di makan.

5. ANGGOTA TUBUH BINATANG YANG TERLEPAS DARI TUBUHNYA, DAN BINATANGNYA SENDIRI INI MASIH HIDUP.

Contoh: Seekor kambing tertabrak motor, hingga kainya terlepas dari tubuhnya. Kambing itu sendiri setelah tertabrak tidak mati. Maka kakinya yang terlepas karena tertabrak tadi, di sebut dengan bangkai.

Ingat ! bulu binatang juga termasuk dari anggota tubuh binatang. Jika bulu itu terlepas dari tubuhnya, maka hukumnya adalah najis. Kecuali, sedikit bulu binatang yang dagingnya halal untuk binatang, dan bulu binatang yang sulit untuk di hindari. misalnya : bulu kucing, bulu ayam, bulu hewan yang jadi tunggangan manusia (misalnya : kuda, keledai, dll..)

6. DARAH DAN NANAH

Nanah adalah darah yang membusuk. Jadi hukumnya sama dengan darah, yaitu, najis.

Jika ada darah pada pakaian kita, janganlah gunakan pakaian itu untuk sholat ! Tetapi, jika telah dicoba untuk di cuci,berulang-ulang  namun tidak hilang juga, maka hukumnya di maaf, atau tidak apa-apa.

Ukuran najis darah yang dapat menghalangi sholat adalah : kira-kira seukuran uang 1(satu) gobang. Lalu jika percikan itu berukuran kecil-kecil/bintik, dapat di ukur dengan perkiraan, jika kira-kira bintik-bintik darah itu di gabungkan, lalu diperkirakan ukurannya sampai 1 gobang, maka jangan di pakai. Kalau tidak sampai, boleh di pakai.

7. AIR KENCING DAN KOTORAN (TINJA) DARI MANUSIA DAN BINATANG

Ingat ! Nabi Muhammad saw telah memberitahukan, bahwa sebagian besar ahli kubur dari kaum muslimin yang mendapat siksa kubur adalah, di sebabkan karena istinja(cebok) yang tidak bersih. Dari sinilah kita dapat ketahui betapa bahayanya sisa-sisa air kencing yang masih tersisa di kemaluan atau yang terciprat pada pakaian kita. Menjauhkan diri dari kencing dengan cara berdiri berarti menjaga keselamatan diri dari mendapat azab Allah Ta`ala.

8. Wadi.

Cairan kental berwarna putih agak keruh yang keluar setelah kencing atau setelah melakukan pekerjaan yang melelahkan, misalnya berolahraga berat.

9. Madzi.

Cairan agak encer dan lengket, tetapi warnanya  tidak keruh, yang keluar ketika munculnya syahwat, baik ketika bermesraan dengan istri, saat pendahuluan sebelum jima’, atau melihat dan mengkhayal sesuatu yang mengarah kepada jima’. Keluarnya tidak terpancar dan tubuh tidak menjadi lelah setelah mengeluarkannya. Terkadang keluarnya tidak terasa.

Mencucinya (wadi dan madzi) sama seperti mencuci air seni, tapi harus lebih diperhatikan zatnya yang karena lengket menempel di celana.

JENIS-JENIS BANGKAI YANG TIDAK NAJIS

  1. Bangkai manusia.
  2. Bangkai ikan.
  3. Bangkai belalang.
  4. Ulat pada buah-buahan.
  5. Binatang yang darahnya tidak mengalir. Contoh : semut,kepik, laron, dll.
Ditulis dalam fiqih. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: